Pages

Monday, October 3, 2016

GENERASI EMAS 45



Tiga Kriteria Generasi Emas
            Sebelum menuju generasi emas 2045 ada banyak hal yang harus dipersiapkan agar genereasi emas 2045 benar- benar terwujud. Salah satu yang harus dpersiapkan adalah pendidik yang berkualitas agar bisa mencetak genersi muda yang bertakwa, berilmu dan bangga dengan bangsanya sendiri. Di dalam UU RI No. 20 th 2003 tentang sistem pendidikan Nasonal, yaitu pendidik adalah tenaga kependdikan yang berkualfkas sebagai guru, dosen konselor, pamong belajar, widyaswara, totor, nstruktur, fasltator dan sebutan lainya yang sesuai dengan kekhususannya. Sedangkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan prosesbelajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual kaagamaan, pengendalan diri, kepriibadian, kecerdasan ahlak mulia, serta keteramplan yang diperlukan dirinya masyarakat bangsa dan negara.
            Untuk membentuk generasi emas, dimana pada tahun 2045 dijadika momen kebangkitan bangsa indonesia dengan memiliki generasi muda yang sadar dan paham akan pencptaan dirinya. Disamping itu generasi emas  adalah generasi yang memiliki tradisi keimuan yang memadai dan generasi yang cinta dan bangga terhadap tanah air.  Untuk membentuk generasi yang memilik tiga krieria untuk menjadi generasi emas, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk membentuk generasi emas antara lan sebagai berikut:
1.      Mengaikan apa yang di ajari dengan keagamaan.
Sebagai calon pendidik kita dituntuk untuk bisa membentuk generasi yang memiliki daya takwa yang tinggi.  Cara yang saya bisa usulkan adalah ketuka proses pembelajar kati haru mengaitkan apa yang dipelajari dengan kehdupan sehari-hari  agar peserta didik merenungkan penciptaan dari seluru apa yang ada di alam sekitar. Di dalam renungan pertanyaan yang harus dilontarkan Adalah  siapa yang menciptakan, dan apa tujuan dari penciptaan.
2.      Agama dijadikan manifestasi budaya.
Budaya yang baik adalah budaya yang menjadikan agamanya sebagai nilai-nilai budaya. Generasi emas adalah generasi yang memiliki budaya, yang cinta akan budayanya serta mampu mempopulerkan budayanya. Dari generasi yang memiliki daya takwa makan akan terbentuk budaya yang tidak bertolak belakang dengan agamanya, karena agamnyalah dijadika nilai-nilai budaya.
3.      Genersi yang berbudaya.
Orang yang berbudaya dalah orang yang cinta akan bangsanya sendiri karena dia tahu budayanya dan dia paham akan budanyanya sendiri. Untuk membentuk generasi yang berbudaya sebagai pendidik haruslah bisa menunjukan keunggulan kita sendiri  karena permaslah kita adalah sedikitnya informasi tentang budaya kita sendiri, atau bahkan kitalah yang masalasmencari tahu budaya kita.

No comments:

Post a Comment